<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Andriansyah &#187; Religion</title>
	<atom:link href="http://andriansyah.web.id/category/religion/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://andriansyah.web.id</link>
	<description>The Personal Info &#38; Portfolio</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Aug 2010 06:58:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Mengapa Aku Diuji?</title>
		<link>http://andriansyah.web.id/religion/mengapa-aku-diuji/</link>
		<comments>http://andriansyah.web.id/religion/mengapa-aku-diuji/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2009 18:07:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religion]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriansyah.web.id/?p=405</guid>
		<description><![CDATA[Kenapa Aku Diuji? &#8220;Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: ”Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?. Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta&#8221;. (Surah Al-Ankabut ayat 2-3) Kenapa Aku Tidak Mendapatkan Apa Yang Aku Idam-Idamkan? &#8220;Boleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-406" title=" " src="http://andriansyah.web.id/wp-content/uploads/2009/07/knp-aku-diuji.jpg" alt=" " width="150" height="155" /><strong>Kenapa Aku Diuji?</strong><br />
&#8220;Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: ”Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?. Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta&#8221;. (Surah Al-Ankabut ayat 2-3)</p>
<p><strong>Kenapa Aku Tidak Mendapatkan Apa Yang Aku Idam-Idamkan?</strong><br />
&#8220;Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui&#8221;. (Surah Al-Baqarah ayat 216)<span id="more-405"></span></p>
<p><strong>Kenapa Ujian Seberat Ini?</strong><br />
&#8220;Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya&#8221;. (Surah Al-Baqarah ayat 286)</p>
<p><strong>Rasa Frustasi?</strong><br />
&#8220;Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman&#8221;. (Surah Al-Imran ayat 139)</p>
<p><strong>Bagaimana Aku Harus Menghadapinya?</strong><br />
&#8220;Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung&#8221;. (Surah Al-Imran ayat 200)</p>
<p>&#8220;Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’&#8221;. (Surah Al-Baqarah ayat 45)</p>
<p><strong>Apa Yang Aku Dapat Dari Semua Ini?</strong><br />
&#8220;Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu’min, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. (Surah At-Taubah ayat 111)</p>
<p><strong>Kepada Siapa Aku Berharap?</strong><br />
&#8220;Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Ilah selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal&#8221;. (Surah At-Taubah ayat 129)</p>
<p><strong>Aku Tak Dapat Bertahan Lagi!</strong><br />
&#8220;Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir&#8221;. (Surah Yusuf ayat 87)</p>
<p><em>(Dari berbagai sumber di internet)</em></p>
<p>Jalan hidup kita tentunya tidak selalu indah sebagaimana yang diharapkan. Demikian juga dengan kadar iman yang naik dan bisa saja turun dengan drastisnya. Ujian tentunya bukan hanya selalu dibungkus dengan kesengsaraan saja bukan?, melainkan ia dapat dilukiskan dengan kesuksesan, prestasi, kebahagiaan dan lain sebagainya. Saat kita mengalami &#8216;kekosongan&#8217; dalam melewati sebuah episode hidup, diri ini malah menjauh dari-Nya. Siratan rasa ketidakadilan akibat dari pengharapan dan cita-cita terbesar yang belum juga dikabulkan-Nya sering membuat kita  &#8216;ngambek&#8217;  berdemo dengan &#8216;mogok ibadah&#8217;. Padahal sikap demikian malah akan membuat kita semakin jauh dari-Nya bukan?</p>
<p>Ada apa dengan kehidupan kita? Mengapa kita selalu saja tertinggal dari orang lain dalam segala hal? Mengapa hidup tak seindah pengharapan? Mengapa teman-teman dan orang-orang di sekeliling kita selalu saja mudah mendapatkan apa yang mereka inginkan? Mengapa..mengapa dan mengapa. Tak kan habis pertanyaan-pertanyaan senada yang lahir dari hati ini. Kita tidak tahu, mungkin saja mereka juga mengalami hal yang sama dengan kita dan telah melewatinya dengan berdo&#8217;a, ikhtiar dan intropeksi diri dalam waktu yang kita tidak tahu berapa lama. Hanya saja mereka melewatinya lebih dulu dari pada kita.</p>
<p>Sahabat, apa yang membuat hati ini menjadi ternoda adalah karena kita terkadang memandang keberhasilan orang lain dengan sinis. Timbul iri hati dan cemburu akibat membandingkan diri yang jauh dibawah nya. Sudah seharusnya kita bisa menjadi sahabat untuk diri sendiri, berdamai dengan segala kekurangan dan keberhasilan yang mungkin saja masih tertunda. Menghujat diri sendiri dengan berbagai penyesalan dan menyalahkan diri tidak akan merubah segalanya menjadi lebih baik. Mulai sekarang mari katakan pada diri kita &#8230;</p>
<blockquote><p>Wahai diriku, aku bahagia memiliki jiwa dan raga ini, aku bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan Allah kepadaku. Jika aku saat ini belum menjadi orang yang berhasil, maka aku tidak perlu bersedih dan  kawatir, Allah pasti memiliki jalan yang mugkin saja berbeda dari orang lain untuk membuat hidupku menjadi lebih baik dan berarti. Jika bukan saat ini, mungkin esok atau lusa, minggu depan atau pun tahun depan. Tapi diriku harus jauh-jauh dari yang namanya kufur nikmat dan husnudzon terhadap Allah Swt dan selalu bersyukur dalam setiap keadaan. Wahai diriku, mulai detik ini jadikanlah makna dari ayat-ayat diatas menjadi penolong dan petunjuk hidupmu. Insya Allah, Dia akan selalu menyertai dan menjagamu dalam setiap denyut nadimu. Tapi ingat, semua itu harus disertai ikhtiar dan do&#8217;a. Betul? Let&#8217;s start it with Bismillah &#8230;&#8221; ^_^</p></blockquote>
<p>Sepenggal curahan hati yang terlahir dalam tulisan diatas terinspirasi dari pengalaman hidup saya sendiri. Dimana saya pernah mengalami pasang surutnya iman disaat hati saya mengalami &#8216;kekosongan&#8217; yang mungkin akibat dari cita-cita dalam hidup yang belum tercapai. Insya Allah artikel yang berisi ayat-ayat Al-Qur&#8217;an diatas dapat membesarkan hati kita bahwa kita hidup tidak sendiri. Selalu ada Allah dalam hati dan hidup kita dan Allah tidak akan membiarkan Hamba-Nya dalam keterpurukan yang berkepanjangan. Alangkah baiknya jika mulai sekarang kita menjadikan diri sebagai pribadi yang selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah kita rasakan. Jangan terlalu memandang &#8216;keatas&#8217; yaitu orang-orang yang nikmat hidupnya melebiihi kita. Kita sering lupa bahwasanya masih banyak saudara-saudara kita yang hidup nya jauh dari kemapanan, serba kekurangan dan lain sebagainya. Akan ada jalan keluar bagi hamba-Nya yang mau berusaha merubah nasib dan Allah swt telah memberi jalan dan petunjuk hidup yang telah diatur-Nya dalam Al-Qur&#8217;an agar hidup kita menjadi tentram. Sebagaimana firman Allah Swt : “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi kalau kalian kufur, ingatlah sesungguhnya azab-Ku amatlah pedih “  (QS   Ibrahim :7 ). Sesungguhnya syukur itu adalah mengagungkan Allah Yang Memberi Nikmat, yakni mengukur nikmat-Nya agar kita tidak menjauhi diri dan tidak bersifat kufur. Insya Allah hal tersebut dapat kita raih dengan senantiasa berdo&#8217;a dan ikhtiar dalam memperbaiki diri untuk menjadi pribadi yang dicinta dan disayang Allah swt dan Rasulullah serta selalu dalam kesyukuran baik dalam suka maupun duka.</p>
<p>Wallahua&#8217;lam bishawab.</p>
<p>Ya Allah, ampunilah hamba yang telah berprasangka buruk terhadap-Mu,<br />
bukakanlah pintu ampunan bagi hamba yang kian gersang hatinya ini,<br />
jamah dan siramilah jiwa raga ini dengan hidayah, cinta dan kasih sayang-Mu,<br />
agar kefuturan yang selama ini kian menguasai diri dapat terlepas dari belenggunya..<br />
Amiiin..</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://andriansyah.web.id/religion/sinar-cahaya-ayat-kursi/" rel="bookmark" class="crp_title">Sinar Cahaya Ayat Kursi</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/my-heart/semoga-masih-ada-waktu/" rel="bookmark" class="crp_title">Semoga Masih Ada Waktu</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/religion/10-bukan-alasan-tidak-memakai-jilbab/" rel="bookmark" class="crp_title">10 (Bukan) Alasan Tidak Memakai Jilbab</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/personality-development/6-tips-tampil-percaya-diri/" rel="bookmark" class="crp_title">6 Tips Tampil Percaya Diri</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/personality-development/7-langkah-membangun-percaya-diri-yang-tak-tergoyahkan/" rel="bookmark" class="crp_title">7 Langkah Membangun Percaya Diri Yang Tak Tergoyahkan</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriansyah.web.id/religion/mengapa-aku-diuji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>We Will Not Go Down (Song for Gaza)</title>
		<link>http://andriansyah.web.id/religion/we-will-not-go-down-song-for-gaza/</link>
		<comments>http://andriansyah.web.id/religion/we-will-not-go-down-song-for-gaza/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 16:04:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[Religion]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriansyah.web.id/?p=364</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;We will not go down In the night, without a fight You can burn up our mosques and our homes and our schools But our spirit will never die We will not go down In Gaza tonight&#8221; Penggalan lirik lagu &#8220;We Will Not Go Down (Song for Gaza)&#8221; diatas adalah isi hati dari seorang Michael [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-365" title=" " src="http://andriansyah.web.id/wp-content/uploads/2009/02/mh.jpg" alt="Michael Heart" width="420" height="259" /></p>
<p><strong>&#8220;We will not go down<br />
In the night, without a fight<br />
You can burn up our mosques and our homes and our schools<br />
But our spirit will never die<br />
We will not go down<br />
In Gaza tonight&#8221;</strong></p>
<p>Penggalan lirik lagu &#8220;We Will Not Go Down (Song for Gaza)&#8221; diatas adalah isi hati dari seorang <a href="http://www.michaelheart.com/" target="_blank">Michael Heart</a> yang ia lahirkan ke dalam sebuah lagu yang sangat menyentuh. Bait lagu ini memperlihatkan bahwa Michael sangat paham dan peduli dengan kesengsaraan rakyat Palestina. <span id="more-364"></span>Dia tahu masjid-masjid, rumah-rumah dan sekolah-sekolah yang seharusnya tidak diperbolehkan dihancurkan, ternyata juga jadi sasaran bom Israel. Lagu ini khusus didekasikannya untuk rakyat Gaza yang sampai saat ini masih jadi sasaran pembantaian oleh Zionis Israel. Michael yang juga dikenal dengan nama Annas Allaf adalah pria kelahiran Syria yang menetap di Los Angeles, Amerika Serikat, menerima sambutan banyak orang sejak lagunya, We Will Not Go Down, dikenal luas. Musisi Amerika ini mengaku merasa senang dan bahagia dengan album yang ditujukannya untuk anak anak Palestina itu.</p>
<p>Lirik lagu ini benar-benar membuat hati kita tersentuh dan prihatin yang mendalam dengan penderitaan yang dialami rakyat Gaza. Disamping itu saya sangat menyukai aransmen dan komposisi musik lagu ini. Suara gitar akustik yang disertai melodi dengan instrumen bernuansa Timur Tengah membuat lagi ini jadi semakin &#8216;bernyawa&#8217; dan membuat kita yang mendengarnya ikut merasakan getirnya penderitaan rakyat Gaza. Saya sendiri ketika menulis postingan ini memutarnya dengan Winamp lebih dari 20x. Michael yang hidup dalam berbagai budaya ini menggratiskan lagunya untuk di-<a href="http://www.michaelheart.com/sfg/downloads/a22685d/dl65.php?file=we_will_not_go_down.mp3" target="_blank">download</a>. Hanya saja ia menyarankan untuk memberi sumbangan ke Unicef atau ke organisasi yang berdedikasi untuk mengurangi penderitaan rakyat Palestina, hal ini diungkapkan lewat <a href="http://www.michaelheart.com/Song_for_Gaza.html" target="_blank">website pribadinya</a>. <em>Two thumb up</em> buat Annas Allaf.</p>
<p>Semoga Allah senantiasa melindungi dan memberikan kekuatan kepada saudara-saudara kita yang ada di Gaza dan memberikan kejayaan bagi rakyat Palestina dan pejuang Mujahidin Hamas di Gaza. Amiiin.</p>
<p><strong>WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)</strong><br />
<em>(Composed and Copyright 2009 by Michael Heart</em>)</p>
<p><object width="425" height="344" data="http://www.youtube.com/v/dlfhoU66s4Y&amp;color1=0xb1b1b1&amp;color2=0xcfcfcf&amp;hl=en&amp;feature=player_embedded&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/dlfhoU66s4Y&amp;color1=0xb1b1b1&amp;color2=0xcfcfcf&amp;hl=en&amp;feature=player_embedded&amp;fs=1" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object></p>
<p>A blinding flash of white light<br />
Lit up the sky over Gaza tonight<br />
People running for cover<br />
Not knowing whether they’re dead or alive</p>
<p>They came with their tanks and their planes<br />
With ravaging fiery flames<br />
And nothing remains<br />
Just a voice rising up in the smoky haze</p>
<p>We will not go down<br />
In the night, without a fight<br />
You can burn up our mosques and our homes and our schools<br />
But our spirit will never die<br />
We will not go down<br />
In Gaza tonight</p>
<p>Women and children alike<br />
Murdered and massacred night after night<br />
While the so-called leaders of countries afar<br />
Debated on who’s wrong or right</p>
<p>But their powerless words were in vain<br />
And the bombs fell down like acid rain<br />
But through the tears and the blood and the pain<br />
You can still hear that voice through the smoky haze</p>
<p>We will not go down<br />
In the night, without a fight<br />
You can burn up our mosques and our homes and our schools<br />
But our spirit will never die<br />
We will not go down<br />
In Gaza tonight</p>
<p>* Silahkan <a href="http://www.michaelheart.com/sfg/downloads/a22685d/dl65.php?file=we_will_not_go_down.mp3" target="_blank">download</a> mp3 &#8220;WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)&#8221; .. Free of Charge!</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://andriansyah.web.id/renungan/edcoustic-muhasabah-cinta/" rel="bookmark" class="crp_title">EdCoustic &#8211; Muhasabah Cinta</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/music/saleum-ost-ketika-cinta-bertasbih/" rel="bookmark" class="crp_title">Saleum (OST. Ketika Cinta Bertasbih)</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/renungan/dmasiv-jangan-menyerah/" rel="bookmark" class="crp_title">D&#8217;Masiv &#8211; Jangan Menyerah</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/music/nyanyian-rindu/" rel="bookmark" class="crp_title">Nyanyian Rindu</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/techno/avg-free-80-invalid-update-control-ctf-file/" rel="bookmark" class="crp_title">AVG &#8211; Invalid Update Control CTF File</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriansyah.web.id/religion/we-will-not-go-down-song-for-gaza/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ciri Wanita Ahli Syurga</title>
		<link>http://andriansyah.web.id/religion/ciri-wanita-ahli-syurga/</link>
		<comments>http://andriansyah.web.id/religion/ciri-wanita-ahli-syurga/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 15:44:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religion]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriansyah.web.id/?p=325</guid>
		<description><![CDATA[Setiap insan pasti sangat mendambakan syurga, baik itu laki-laki maupun perempuan. Dan tentunya untuk bisa menggapai syurga dibutuhkan perjuangan, kesabaran, keikhlasan dan keistiqomahan dalam berbuat baik serta memperbaiki diri untuk semakin menjadi lebih baik. Berikut beberapa poin yang Insya Allah akan menjadi tuntunan bagi kaum Hawa yang sangat mendambakan syurga dan bagi kaum Adam yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-338 alignleft" title=" " src="http://andriansyah.web.id/wp-content/uploads/2009/01/jilbab.jpg" alt=" " width="110" height="170" /></p>
<p>Setiap insan pasti sangat mendambakan syurga, baik itu laki-laki maupun perempuan. Dan tentunya untuk bisa menggapai syurga dibutuhkan perjuangan, kesabaran, keikhlasan dan keistiqomahan dalam berbuat baik serta memperbaiki diri untuk semakin menjadi lebih baik. Berikut beberapa poin yang Insya Allah akan menjadi tuntunan bagi kaum Hawa yang sangat mendambakan syurga dan bagi kaum Adam yang juga sangat mendambakan bidadari penghuni syurga kelak. Amiiin.<span id="more-325"></span></p>
<ol>
<li>Ridho dengan suami yang dijodohkan oleh Allah SWT.</li>
<li>Menjadi istri yang setia kepada suaminya dikala senang dan susah.</li>
<li>Selalu memohon maaf kepada suaminya.</li>
<li>Senantiasa mendahulukan suami dalam segala keadaan.</li>
<li>Senantiasa menghibur hati suami terutama bila suami dalam kesusahan.</li>
<li>Bila dipandang suami senantiasa menyenangkan.</li>
<li>Melembutkan pandangan dan tunduk apabila dihadapan suami.</li>
<li>Tidak pernah menolak apabila disentuh suami kapanpun ia perlu.</li>
<li>Tidak berkhianat terhadap harta, perkara dan sebagainya tatkala suami tidak ada.</li>
<li>Senantiasa hormat kepada suami dan ibu/bapak serta keluarga suami.</li>
<li>Selalu mendoakan keselamatan dan kesejahteraan untuk suami.</li>
<li>Selalu bersih dan bersolek untuk membahagiakan hati suami bila dipandang.</li>
<li>Tidak pernah menunjukkan wajah yang muram dan berlaku kasar kepada suami.</li>
<li>Menyambut pulangnya suami dengan senyum dan mencium tangan suami.</li>
<li>Tidak pernah keluar rumah tanpa izin suami.</li>
</ol>
<p>(*Sumber: In-Tips.Com)</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://andriansyah.web.id/religion/9-gadis-yang-tidak-dinikahi-laki-laki/" rel="bookmark" class="crp_title">9 Gadis yang Tidak Dinikahi Laki-laki</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/religion/sinar-cahaya-ayat-kursi/" rel="bookmark" class="crp_title">Sinar Cahaya Ayat Kursi</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/renungan/fikirkan-sebelumnya/" rel="bookmark" class="crp_title">Pikirkan Sebelumnya &#8230;</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/religion/10-bukan-alasan-tidak-memakai-jilbab/" rel="bookmark" class="crp_title">10 (Bukan) Alasan Tidak Memakai Jilbab</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/daily/perbuatan-yang-dihitung-sebagai-pahala/" rel="bookmark" class="crp_title">Perbuatan Yang Dihitung Sebagai Pahala</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriansyah.web.id/religion/ciri-wanita-ahli-syurga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sinar Cahaya Ayat Kursi</title>
		<link>http://andriansyah.web.id/religion/sinar-cahaya-ayat-kursi/</link>
		<comments>http://andriansyah.web.id/religion/sinar-cahaya-ayat-kursi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 06:07:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religion]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriansyah.web.id/religion/sinar-cahaya-ayat-kursi/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sebuah hadist ada yang menyebut perihal seekor syaitan yang duduk diatas pintu rumah. Tugasnya adalah untuk menanam keraguan di hati suami terhadap kesetiaan isteri di rumah dan keraguan di hati isteri terhadap kejujuran suami di luar rumah. Sebab itulah Rasulullah tidak akan masuk rumah sehingga Baginda mendengar jawaban salam dari isterinya. Di saat itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam sebuah hadist ada yang menyebut perihal seekor syaitan yang duduk diatas pintu rumah. Tugasnya adalah untuk menanam keraguan di hati suami terhadap kesetiaan isteri di rumah dan keraguan di hati isteri terhadap kejujuran suami di luar rumah. Sebab itulah Rasulullah tidak akan masuk rumah sehingga Baginda mendengar jawaban salam dari isterinya. Di saat itu syaitan akan lari bersama-sama dengan salam itu. <span id="more-55"></span></p>
<p>Hikmat Ayat Al-Kursi mengikut hadist-hadist:</p>
<ol>
<li>Barang siapa membaca ayat Al-Kursi bila berbaring di tempat tidurnya, Allah SWT mewakilkan dua orang Malaikat memeliharanya hingga Subuh.</li>
<li>Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir setiap sembahyang Fardhu, dia akan berada dalam lindungan Allah SWT hingga sembahyang yang lain.</li>
<li>Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir tiap sembahyang, dia akan masuk syurga dan barang siapa membacanya ketika hendak tidur, Allah SWT akan memelihara rumahnya dan rumah-rumah disekitarnya.</li>
<li>Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir tiap-tiap shalat fardhu, Allah SWT menganugerahkan dia setiap hati orang yang bersyukur, setiap perbuatan orang yang benar, pahala nabi-nabi, serta Allah melimpahkan rahmat padanya.</li>
<li>Barang siapa membaca ayat Al-Kursi sebelum keluar rumahnya, maka Allah SWT mengutuskan 70,000 Malaikat kepadanya &#8211; mereka semua memohon keampunan dan mendoakan baginya.</li>
<li>Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir sembahyang, Allah SWT akan mengendalikan pengambilan rohnya dan dia adalah seperti orang yang berperang bersama Nabi Allah sehingga mati syahid.</li>
<li>Barang siapa yang membaca ayat Al-Kursi ketika dalam kesempitan niscaya Allah SWT berkenan memberi pertolongan kepadanya.</li>
</ol>
<p>Dari Abdullah bin &#8216;Amr r.a., Rasulullah S.A.W. bersabda, &#8220;Sampaikanlah pesanku biarpun satu ayat&#8230;&#8221;<br />
&#8220;Utamakan SELAMAT dan SEHAT untuk Dunia-mu, utamakan SHOLAT dan ZAKAT untuk Akhirat-mu&#8221;</p>
<p>Subhanallah &#8230;</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://andriansyah.web.id/religion/10-bukan-alasan-tidak-memakai-jilbab/" rel="bookmark" class="crp_title">10 (Bukan) Alasan Tidak Memakai Jilbab</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/religion/mengapa-aku-diuji/" rel="bookmark" class="crp_title">Mengapa Aku Diuji?</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/religion/ciri-wanita-ahli-syurga/" rel="bookmark" class="crp_title">Ciri Wanita Ahli Syurga</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/renungan/fikirkan-sebelumnya/" rel="bookmark" class="crp_title">Pikirkan Sebelumnya &#8230;</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/religion/9-gadis-yang-tidak-dinikahi-laki-laki/" rel="bookmark" class="crp_title">9 Gadis yang Tidak Dinikahi Laki-laki</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriansyah.web.id/religion/sinar-cahaya-ayat-kursi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 (Bukan) Alasan Tidak Memakai Jilbab</title>
		<link>http://andriansyah.web.id/religion/10-bukan-alasan-tidak-memakai-jilbab/</link>
		<comments>http://andriansyah.web.id/religion/10-bukan-alasan-tidak-memakai-jilbab/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Apr 2008 14:56:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religion]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriansyah.web.id/religion/10-bukan-alasan-tidak-memakai-jilbab/</guid>
		<description><![CDATA[ALASAN I : Saya belum benar-benar yakin akan fungsi/kegunaan jilbab Kami kemudian menanyakan dua pertanyaan kepada saudari ini; Pertama, apakah ia benar-benar percaya dan mengakui kebenaran agama Islam? Dengan alami ia berkata, Ya, sambil kemudian mengucap Laa Ilaa ha Illallah! Yang menunjukkan ia taat pada aqidahnya dan Muhammadan rasullullah! Yang menyatakan ia taat pada syariahnya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ALASAN I : Saya belum benar-benar yakin akan fungsi/kegunaan jilbab</p>
<p>Kami kemudian menanyakan dua pertanyaan kepada saudari ini; Pertama, apakah ia benar-benar percaya dan mengakui kebenaran agama Islam? Dengan alami ia berkata, Ya, sambil kemudian mengucap Laa Ilaa ha Illallah! Yang menunjukkan ia taat pada aqidahnya dan Muhammadan rasullullah! Yang menyatakan ia taat pada syariahnya. Dengan begitu ia yakin akan Islam beserta seluruh hukumnya. <span id="more-52"></span></p>
<p>Kedua, kami menanyakan; Bukankah memakai jilbab termasuk hukum dalam Islam? Apabila saudari ini jujur dan dan tulus dalam ke-Islamannya, ia akan berkata; Ya, itu adalah sebagian dari hukum Islam yang tertera di Al-Quran suci dan merupakan sunnah Rasulullah SAWW yang suci. Jadi kesimpulannya disini, apabila saudari ini percaya akan Islam dan meyakininya, mengapa ia tidak melaksanakan hukum dan perintahnya?</p>
<p>ALASAN II : Saya yakin akan pentingnya jilbab namun Ibu saya melarangnya, dan apabila saya melanggar ibu, saya akan masuk neraka.</p>
<p>Yang telah menjawab hal ini adalah ciptaan Allah Azza wa Jalla termulia, Rasulullah SAWW dalam nasihatnya yang sangat bijaksana; “Tiada kepatuhan kepada suatu ciptaan diatas kepatuhan kepada Allah SWT.” (Ahmad). Sesungguhnya, status orangtua dalam Islam, menempati posisi yang sangat tinggi dan terhormat. Dalam sebuah ayat disebutkan; “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang Ibu Bapak . . “ (QS. An-Nisa:36). Kepatuhan terhadap orangtua tidak terbatas kecuali dalam satu aspek, yaitu apabila berkaitan dengan kepatuhan kepada Allah SWT. Allah berfirman; “dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya…(QS. Luqman : 15)</p>
<p>Berbuat tidak patuh terhadap orangtua dalam menjalani perintah Allah SWT tidak menyebabkan kita dapat berbuat seenaknya terhadap mereka. Kita tetap harus hormat dan menyayangi mereka sepenuhnya. Allah berfirman di ayat yang sama; “dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik. Kesimpulannya, bagaimana mungkin kamu mematuhi ibumu namun melanggar Allah SWT yang menciptakan kamu dan ibumu.<br />
ALASAN III : Posisi dan lingkungan saya tidak membolehkan saya memakai jilbab.</p>
<p>Saudari ini mungkin satu diantara dua tipe: dia tulus dan jujur, atau sebaliknya, ia seorang yang membohongi dirinya sendiri dengan mengatasnamakan lingkungan pekerjaannya untuk tidak memakai jilbab. Kita akan memulai dengan menjawab tipe dia adalah wanita yang tulus dan jujur. “Apakah anda tidak tidak menyadari saudariku tersayang, bahwa wanita muslim tidak diperbolehkan untuk meninggalkan rumah tanpa menutupi auratnya dengan hijab dan adalah kewajiban bagi setiap muslim untuk mengetahuinya? Apabila engkau, saudariku, menghabiskan banyak waktu dan tenagamu untuk melakukan dan mempelajari berbagai macam hal di dunia ini, bagaimana mungkin engkau dapat sedemikian cerobohnya untuk tidak mempelajari hal-hal yang akan menyelamatkanmu dari kemarahan Allah dan kematianmu?” Bukankah Allah SWT telah berfirman; “maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan, jika kamu tidak mengetahui (QS An-Nahl : 43). Belajarlah untuk mengetahui hikmah menutup auratmu. Apabila kau harus keluar rumahmu, tutupilah auratmu dengan jilbab, carilah kesenangan Allah SWT daripada kesenangan syetan. Karena kejahatan dapat berawal dari pemandangan yang memabukkan dari seorang wanita.</p>
<p>Saudariku tersayang, apabila kau benar-benar jujur dan tulus dalam menjalani sesuatu dan berusaha, kau akan menemukan ribuan tangan kebaikan siap membantumu, dan Allah SWT akan membuat segala permasalahan mudah untukmu. Bukankah Allah SWT telah berfirman; “Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya..”(QS. AtTalaq :2-3). Kedudukan dan kehormatan adalah sesuatu yang ditentukan oleh Allah SWT. Dan tidak bergantung pada kemewahan pakaian yang kita kenakan, warna yang mencolok, dan mengikuti trend yang sedang berlaku. Kehormatan dan kedudukan lebih kepada bersikap patuh pada Allah SWT dan Rasul-Nya SAWW, dan bergantung pada hukum Allah SWT yang murni. Dengarkanlah kalimat Allah; “sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa diantara kamu..”(QS. Al-Hujurat:13).Kesimpulannya, lakukanlah sesuatu dengan mencari kesenangan dan keridhoan Allah SWT, dan berikan harga yang sedikit pada benda-benda mahal yang dapat menjerumuskanmu.</p>
<p>ALASAN IV : Udara di daerah saya amatlah panas dan saya tidak dapat menahannya. Bagaimana mungkin saya dapat mengatasinya apalagi jika saya memakai jilbab.</p>
<p>Allah SWT memberikan perumpamaan dengan mengatakan; “api neraka jahannam itu lebih lebih sangat panas(nya) jikalau mereka mengetahui..”(QS At-Taubah : 81). Bagaimana mungkin kamu dapat membandingkan panas di daerahmu dengan panas di neraka jahannam? Sesungguhnya saudariku, syetan telah mencoba membuat tali besar untuk menarikmu dari panasnya bumi ini kedalam panasnya suasana neraka. Bebaskan dirimu dari jeratannya dan cobalah untuk melihat panasnya matahari sebagai anugerah, bukan kesengsaraan. Apalagi mengingat bahwa intensitas hukuman dari Allah SWT akan jauh lebih berat dari apa yang kau rasakan sekarang di dunia fana ini. Kembalilah pada hukum Allah SWT dan berlindunglah dari hukuman-Nya, sebagaimana tercantum dalam ayat; “mereka tidak merasakan kesejukan didalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain air yang mendidih dan nanah” (QS. AN-NABA 78:24-25). Kesimpulannya, surga yang Allah SWT janjikan, penuh dengan cobaan dan ujian. Sementara jalan menuju neraka penuh dengan kesenangan, nafsu dan kenikmatan.</p>
<p>ALASAN V : Saya takut, bila saya memakai jilbab sekarang, di lain hari saya akan melepasnya kembali, karena saya melihat banyak sekali orang yang begitu.</p>
<p>Kepada saudari itu saya berkata, “apabila semua orang mengaplikasikan logika anda tersebut, mereka akan meninggalkan seluruh kewajibannya pada akhirnya nanti! Mereka akan meninggalkan shalat lima waktu karena mereka takut tidak dapat melaksanakan satu saja waktu shalat itu. Mereka akan meninggalkan puasa di bulan ramadhan, karena mereka takut tidak dapat menunaikan satu hari ramadhan saja di bulan puasa, dan seterusnya. Tidakkah kamu melihat bagaimana syetan telah menjebakmu lagi dan memblokade petunju bagimu? Allah SWT menyukai ketaatan yang berkesinambungan walaupun hanya suatu ketaatan yang sangat kecil atau dianjurkan. Lalu bagaimana dengan sesuatu yang benar-benar diwajibkan sebagaimana kewajiban memakai jilbab? Rasulullah SAWW bersabda; “Perbuatan yang paling dicintai Allah adalah perbuatan mulia yang terus menerus, yang mungkin orang lain anggap kecil.” Mengapa kamu saudariku, tidak melihat alasan mereka yang dibuat-buat untuk menanggalkan kembali jilbab mereka dan menjauhi mereka? Mengapa tidak kau buka tabir kebenaran dan berpegang teguh padanya? Allah SWT sesungguhnya telah berfirman; “maka kami jadikan yang demikian itu peringatan bagi orang-orang dimasa itu, dan bagi mereka yang datang di masa kemudian, serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa” (QS. AL BAQARAH 2:66). Kesimpulannya, apabila kau memang teguh petunjuk dan merasakan manisnya keimanan, kau tidak akan meninggalkan sekali pun perintah Allah SWT setelah kau melaksanakannya.</p>
<p>ALASAN VI : Apabila saya memakai jilbab, maka jodohku akan sulit, jadi aku akan memakainya nanti setelah menikah.</p>
<p>Saudariku, suami mana pun yang lebih menyukaimu tidak memakai jilbab dan membiarkan auratmu di depan umum, berarti dia tidak mengindahkan hukum dan perintah Allah SWT dan bukanlah suami yang berharga sejak semula. Dia adalah suami yang tidak memiliki perasaan untuk melindungi dan menjaga perintah Allah SWT, dan jangan pernah berharap tipe suami seperti ini akan menolongmu menjauhi api neraka, apalagi memasuki surga Allah SWT. Sebuah rumah yang dipenuhi dengan ketidak-taatan kepada Allah SWT, akan selalu menghadapi kepedihan dan kemalangan di dunia kini dan bahkan di akhirat nanti. Allah SWT bersabda; “dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta” (QS. TAHA 20:124). Pernikahan adalah sebuah pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT kepada siapa saja yang Ia kehendaki. Berapa banyak wanita yang ternyata menikah sementara mereka yang tidak memakai jilbab tidak?</p>
<p>Apabila kau, saudariku tersayang, mengatakan bahwa ketidak-tertutupanmu kini adalah suatu jalan menuju sesuatu yang murni, asli, yaitu pernikahan. Tidak ada ketertutupan. Saudariku, suatu tujuan yang murni, tidak akan tercapai melalui jalan yang tidak murni dan kotor dalam Islam. Apabila tujuannya bersih dan murni, serta terhormat, maka jalan menuju kesana pastilah harus dicapai dengan bersih dan murni pula. Dalam syariat Islam kita menyebutnya : Alat atau jalan untuk mencapai sesuatu, tergantung dari peraturan yang ada untuk mencapai tujuan tersebut. Kesimpulannya, tidak ada keberkahan dari suatu perkawinan yang didasari oleh dosa dan kebodohan.</p>
<p>ALASAN VII : Saya tidak memakai jilbab berdasarkan perkataan Allah SWT : “dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur)” (QS.Ad-Dhuhaa 93: 11). Bagaimana mungkin saya menutupi anugerah Allah berupa kulit mulus dan rambutku yang indah?</p>
<p>Jadi saudari kita ini mengacu pada Kitab Allah selama itu mendukung kepentingannya dan pemahamannya sendiri ! ia meninggalkan tafsir sesungguhnya dibelakang ayat itu apabila hal itu tidak menyenangkannya. Apabila yang saya katakan ini salah, mengapa saudari kita ini tidak mengikuti ayat : “janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang nampak daripadanya” (QS An-Nur 24: 31] dan sabda Allah SWT: “katakanlah kepada istri-istrimu,<br />
anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin; hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya..” (QS Al-Ahzab 33:59). Dengan pernyataan darimu itu, saudariku, engkau telah membuat syariah sendiri bagi dirimu, yang sesungguhnya telah dilarang oleh Allah SWT, yang disebut at-tabarruj dan as-sufoor. Berkah terbesar dari Allah SWT bagi kita adalah iman dan hidayah, yang diantaranya adalah menggunakan hijab. Mengapa kamu tidak mempelajari dan menelaah anugerah terbesar bagimu ini? Kesimpulannya, apakah ada anugerah dan pertolongan terhadap wanita yang lebih besar daripada petunjuk dan hijab?</p>
<p>ALASAN VIII : Saya tahu bahwa jilbab adalah kewajiban, tapi saya akan memakainya bila saya sudah merasa terpanggil dan diberi petunjuk oleh-Nya.</p>
<p>Saya bertanya kepada saudariku ini, rencana atau langkah apa yang ia lakukan selama menunggu hidayah, petunjuk dari Allah SWT seperti yang dia katakan? Kita mengetahui bahwa Allah SWT dalam kalimat-kalimat bijak-Nya menciptakan sebab atau cara untuk segala sesuatu. Itulah mengapa orang yang sakit menelan sebutir obat untuk menjadi sehat, dan sebagainya. Apakah saudariku ini telah dengan seluruh keseriusan dan usahanya mencari petunjuk sesungguhnya dengan segala ketulusannya, berdoa, sebagaimana dalam surah Al-Fatihah 1:6 “Tunjukilah kami jalan yang lurus” serta berkumpul mencari pengetahuan kepada muslimah-muslimah lain yang lebih taat dan yang menurutnya telah diberi petunjuk dengan menggunakan jilbab? Kesimpulannya, apabila saudariku ini benar-benar serius dalam mencari atau pun menunggu petunjuk dari Allah SWT, dia pastilah akan melakukan jalan-jalan menuju pencariannya itu.</p>
<p>ALASAN IX : Belum waktunya bagi saya. Saya masih terlalu muda untuk memakainya. Saya pasti akan memakainya nanti seiring dengan penambahan umur dan setelah saya pergi haji.</p>
<p>Malaikat kematian, saudariku, mengunjungi dan menunggu di pintumu kapan saja Allah SWT berkehendak. Sayangnya, saudariku, kematian tidak mendiskriminasi antara tua dan muda dan ia mungkin saja datang disaat kau masih dalam keadaan penuh dosa dan ketidaksiapan Allah SWT bersabda; “tiap umat mepunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak dapat (pula) memajukannya” (QS Al-An’aam 7:34] saudariku tersayang, kau harus berlomba-lomba dalam kepatuhan pada Allah SWT; “berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumu..”(QS Al-Hadid 57:21).</p>
<p>Saudariku, jangan melupakan Allah SWT atau Ia akan melupakanmu di dunia ini dan selanjutnya. Kau melupakan jiwamu sendiri dengan tidak memenuhi hak jiwamu untuk mematuhi-Nya. Allah mengatakan tentang orang-orang yang munafik, “dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri”(QS Al-Hashr 59: 19) saudariku, memakai jilbab di usiamu yang muda, akan memudahkanmu. Karena Allah SWT akan menanyakanmu akan waktu yang kau habiskan semasa mudamu, dan setiap waktu dalam hidupmu di hari pembalasan nanti.Kesimpulannya, berhentilah menetapkan kegiatanmu dimasa datang, karena tidak seorang pun yang dapat menjamin kehidupannya hingga esok hari.</p>
<p>ALASAN X : Saya takut, bila saya memakai jilbab, saya akan di-cap dan digolongkan dalam kelompok tertentu! Saya benci pengelompokan!</p>
<p>Saudariku, hanya ada dua kelompok dalam Islam. Dan keduanya disebutkan dalam Kitabullah. Kelompok pertama adalah kelompok / tentara Allah (Hizbullah) yang diberikan pada mereka kemenangan, karena kepatuhan mereka. Dan kelompok kedua adalah kelompok syetan yang terkutuk (hizbush-shaitan) yang selalu melanggar Allah SWT. Apabila kau, saudariku, memegang teguh perintah Allah SWT, dan ternyata disekelilingmu adalah saudara-saudaramu yang memakai jilbab, kau tetap akan dimasukkan dalam kelompok Allah SWT. Namun apabila kau memperindah nafsu dan egomu, kau akan mengendarai kendaraan Syetan, seburuk-buruknya teman.</p>
<p>Saudariku,<br />
Jangan biarkan tubuhmu dipertontonkan di pasar para syetan dan merayu hati para pria. Model rambut, pakaian ketat yang mempertontonkan setiap detail tubuhmu, pakaian-pakaian pendek yang menunjukkan keindahan kakimu, dan semua yang dapat membangkitkan amarah Allah SWT dan menyenangkan syetan. Setiap waktumu yang kau habiskan dalam kondisi ini, akan terus semakin menjauhkanmu dari Allah SWT dan semakin membawamu lebih dekat pada syetan. Setiap waktu kutukan dan kemarahan menuju kepadamu dari surga hingga kau bertaubat. Setiap hari membawamu semakin dekat kepada kematian.</p>
<p>“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain dari kesenangan yang memperdayakan” (QS Ali ‘Imran 3:185). Naikilah kereta untuk mengejar ketinggalan, saudariku, sebelum kereta itu melewati stasiunmu. Renungkan secara mendalam, saudariku, apa yang terjadi hari ini sebelum esok datang. Pikirkan tentang hal ini, saudariku, sekarang, sebelum semuanya terlambat !&#8221;</p>
<p><em>Sumber oleh : Dr. Huwayda Ismaeel </em></p>
<p>PS: Thanks ya Arlis atas artikelnya. Dan bagi teman-teman yang udah membaca artikel ini segera sampaikan kepada keluarga, saudara dan sahabat kita yang belum mengetahuinya ya ^^ . Insya Allah</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://andriansyah.web.id/religion/mengapa-aku-diuji/" rel="bookmark" class="crp_title">Mengapa Aku Diuji?</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/religion/sinar-cahaya-ayat-kursi/" rel="bookmark" class="crp_title">Sinar Cahaya Ayat Kursi</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/religion/9-gadis-yang-tidak-dinikahi-laki-laki/" rel="bookmark" class="crp_title">9 Gadis yang Tidak Dinikahi Laki-laki</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/religion/ciri-wanita-ahli-syurga/" rel="bookmark" class="crp_title">Ciri Wanita Ahli Syurga</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/daily/perbuatan-yang-dihitung-sebagai-pahala/" rel="bookmark" class="crp_title">Perbuatan Yang Dihitung Sebagai Pahala</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriansyah.web.id/religion/10-bukan-alasan-tidak-memakai-jilbab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>9 Gadis yang Tidak Dinikahi Laki-laki</title>
		<link>http://andriansyah.web.id/religion/9-gadis-yang-tidak-dinikahi-laki-laki/</link>
		<comments>http://andriansyah.web.id/religion/9-gadis-yang-tidak-dinikahi-laki-laki/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Sep 2007 08:35:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religion]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriansyah.web.id/religion/9-gadis-yang-tidak-dinikahi-laki-laki/</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah penelitian yang dilakukan oleh jurusan psikologi (ilmu jiwa) pada Fakultas Adab (sastra) di Universitas Zaqaqiq, Mesir dengan judul: &#8220;Kepribadian Remaja Putri, Tata Cara kesiapan Jiwa dalam Menghadapi Pernikahan, dan Masa Perubahan Jiwa Pasca Nikah Secara Khusus&#8221; menyimpulkan ada 9 tipe gadis yang tidak diminati oleh para pemuda: Gadis Pencemburu Pencemburu adalah sifat pertama kali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah penelitian yang dilakukan oleh jurusan psikologi (ilmu jiwa) pada Fakultas Adab (sastra) di Universitas Zaqaqiq, Mesir dengan judul: &#8220;Kepribadian Remaja Putri, Tata Cara kesiapan Jiwa dalam Menghadapi Pernikahan, dan Masa Perubahan Jiwa Pasca Nikah Secara Khusus&#8221; menyimpulkan ada 9 tipe gadis yang tidak diminati oleh para pemuda:<span id="more-31"></span></p>
<ol>
<li><em><strong>Gadis Pencemburu</strong><br />
</em>Pencemburu adalah sifat pertama kali yang dihindari oleh para pemuda dari calon istri-istri mereka. Cemburu disini bermakna keraguan. Para pemuda itu menuntut adanya sebagian sifat cemburu yang memperkuat ikatan cinta, akan tetapi mereka menolak ketidak percayaan (keraguan) yang menimbulkan petaka dalam kehidupan rumah tangga. Mereka menginginkan kepercayaan dari para istri mereka, dan tidak suka jika mereka menceritakan atau mengungkap setiap langkah yang dilaluinya.</li>
<li><strong><em>Gadis Egois, Sok Menjadi Ratu</em></strong><br />
Adapun gadis yang kedua adalah gadis yang egois, ingin berkuasa, menginginkan dari suaminya segenap kecintaan, ketundukan, dan kepasrahan hanya kepadanya saja. Dia akan marah jika melihat suaminya lebih mementingkan orang lain atau mencintai selain dirinya. Seperti cemburu kepada kerabat suami, atau teman-temannya. Perbuatan ini kadang menimbulkan banyak permasalahan. Dengan sikap seperti itu, dia telah mempersempit kepribadian suami, dan menyebabkan timbulnya permasalahan dengan kerabatnya. Dengan sikap seperti itu, dia telah menjadikan suami benci dengan kehidupan rumah tangganya. Sikap yang demikian tidak termasuk cinta, tetapi ambisi kepemilikan dan penguasaan. Maka wajib bagi gadis ini untuk menyadari bahwa mereka adalah kerabat suami, yang tidak mungkin ia bebas lepas dari mereka, begitu pula sebaliknya mereka tidak mungkin bebas lepas darinya.</li>
<li><strong><em>Gadis Durhaka</em></strong><br />
Yaitu istri yang tidak ridha dengan kehidupannya. Dia senantiasa membangkang pada suami dan menggerutu tentang segala sesuatu. Dia tidak bersikap qonaah (menerima apa adanya), senantiasa menginginkan tambahan dan lebih. Dengan sikap seperti ini, dia telah menekan suami hingga mau memenuhi keinginannya. Dia tidak peduli darimana sang suami bisa memenuhi berbagai tuntutan itu, dan bagaimana ia bisa mendapatkan harta tersebut. Dia adalah jenis istri perusak. Dia hanya mencari untuk diri dan kebahagiannya sendiri, terutama harta, bukan cinta. Dia tidak menjaga suami atau rumahnya. Biasanya keadaan yang seperti ini berakhir dengan perceraian.</li>
<li><strong><em>Gadis Yang Cuek dan Masa Bodoh</em></strong><br />
Gadis ini tidak layak disebut sebagai seorang istri. Dia sama sekali tidak menaruh perhatian pada suami, tidak juga pada rumahnya. Tidak berusaha memenuhi kebutuhan suami atau permintaannya. Di sini sang suami merasa bahwa si istri tidak mencintainya, atau tidak menganggapnya. Kadang yang demikian membuat sang suami bersikap kasar kepada istri sebagai usaha untuk meluruskannya. Akan tetapi jika sang istri memiliki sifat seperti ini, maka akan sulit merubahnya. Hal ini menjadikan sang suami tidak menaruh perhatian terhadap istri, tidak mesra dengannya dalam segala hal, dan bisa menyebabkan perpisahan. Maka mulai sekarang seharusnya istri mulai memberikan perhatian terhadap suami.</li>
<li><em><strong>Gadis Yang Kekanak-kanakkan<br />
</strong></em>Yaitu gadis yang senantiasa tergantung pada ibunya, dan terus terikat dengannya, bersandar kepadanya dalam segala hal. Dia bertindak dengan malu, tidak mampu mengemban tanggung jawab. Kebanyakan ibunyalah yang memberikan keputusan dan berkuasa pada seluruh urusan rumah. Maka sang putripun bersandar kepadanya dalam segala hal seperti apa yang dia kerjakan saat masih kanak-kanak. Dengan sifat seperti itu, dia tidak layak menjadi seorang ibu bagi putra-putranya, dikarenakan putra-putranya akan menjadi pribadi-pribadi yang terputus, tidak utuh. Adapun sang suami, maka ia merasa seolah-olah telah menikahi ibu mertuanya, karena dialah yang mengatur segala keperluannya. Maka wajib bagi para gadis untuk belajar memikul tanggung jawab dan berbuat secara dewasa.</li>
<li><strong><em>Gadis Yang Meninggalkan Tugas Rumah Tangga<br />
</em></strong>Kebanyakan gadis seperti ini adalah gadis yang bekerja (wanita karir). Akan tetapi, ada perbedaan antara istri yang bekerja dan istri yang pergi meninggalkan tanggung jawab rumah. Artinya ada banyak istri yang bekerja, tetapi mereka dapat melakukan segenap pekerjaan rumah tangga dan memberikan perhatian terhadap berbagai keperluan suami dan anak-anak mereka. Pekerjaan mereka tidak membuat mereka durhaka terhadap keluarga. Maka istri harus menyeimbangkan antara pekerjaan dengan suami dan anak-anaknya. Janganlah pekerjaan membuat keluarga terhalangi dari perhatian dan kasih sayangnya. Sehingga sang suami merasa kehilangan kemesraan, akhirnya timbullah permasalahan diantara mereka.</li>
<li><strong><em>Gadis Yang Lemah</em></strong><br />
Yaitu seorang gadis yang terbiasa pasrah terhadap keadaan di sekitarnya, apakah terhadap keluarga atau teman-temannya. Dia sangat lemah untuk bisa mengambil keputusan dengan dirinya sendiri, tidak berusaha mengadakan musyawarah atau menampakkan pendapat apapun. Kepribadian yang lemah, penurut, dan tidak terbiasa memikul tanggung jawab. Kebanyakan penyebabnya adalah keluarga, yaitu dengan sikap keras sang ayah, dan diamnya ibu. Maka sang suamipun kehilangan teman yang bisa memberikan nasihat, atau masukan-masukan dalam berbagai urusannya.</li>
<li><strong><em>Gadis Yang Membuat Was Was</em></strong><br />
Yaitu gadis yang menggambarkan suaminya dengan gambaran yang terburuk. Sebagai contoh, jika suami terkena penyakit mulas, maka sang istri membesar-besarkannya serta meyakininya bahwa sang suami menderita usus buntu. Jika panas sang suami meningkat dia berkata bahwa dia telah terkena demam. Jika sang suami terlambat, dia berkeyakinan telah terjadi kecelakaan atau terkena sesuatu yang tidak disukai. Istri semacam ini akan mendorong suami untuk selalu was-was dan berkhayal macam-macam serta selalu khawatir.</li>
<li><em><strong>Gadis Yang Sok Sempurna<br />
</strong></em>Yaitu gadis yang berambisi untuk mengerjakan sesuatu dengan benar, dan terlalu berlebih-lebihan di dalamnya sehingga sang suami dan orang-orang yang tinggal di sekitarnya terkadang merasa jengkel. Sifat seperti itu membuatnya fanatik buta dalam kehidupan rumah tangga. Dia menginginkan kesempurnaan dalam segala hal. Jika pergi salah seorang teman maka harus membawa hadiah berharga dan mahal dibungkus dengan bungkus yang mewah dan seterusnya. Sifat seperti ini dimungkinkan akan membuat suami melakukan respon yang mungkin bisa menjadi seorang laki-laki yang keras dan menolak apa saja yang dilakukan istri, sekalipun perbuatan itu untuk kepentingannya, dan dia tidak lagi mementingkan keridhaan istrinya</li>
</ol>
<p>Sekarang, carilah untuk dirimu sendiri wahai saudariku, sifat manakah dari kesembilan sifat tersebut yang kamu miliki? Kemudian bersihkanlah dari dirimu agar kehidupan rumah tanggamu selamat dan bahagia.</p>
<p>Diambil dari: Majalah Qiblati Edisi 11 TAhun II</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://andriansyah.web.id/religion/ciri-wanita-ahli-syurga/" rel="bookmark" class="crp_title">Ciri Wanita Ahli Syurga</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/religion/sinar-cahaya-ayat-kursi/" rel="bookmark" class="crp_title">Sinar Cahaya Ayat Kursi</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/religion/10-bukan-alasan-tidak-memakai-jilbab/" rel="bookmark" class="crp_title">10 (Bukan) Alasan Tidak Memakai Jilbab</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/renungan/fikirkan-sebelumnya/" rel="bookmark" class="crp_title">Pikirkan Sebelumnya &#8230;</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/religion/mengapa-aku-diuji/" rel="bookmark" class="crp_title">Mengapa Aku Diuji?</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriansyah.web.id/religion/9-gadis-yang-tidak-dinikahi-laki-laki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Surat PHP (Putus Hubungan Pacaran)</title>
		<link>http://andriansyah.web.id/religion/surat-php-putus-hubungan-pacaran/</link>
		<comments>http://andriansyah.web.id/religion/surat-php-putus-hubungan-pacaran/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Aug 2007 10:36:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religion]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriansyah.web.id/religion/surat-php-putus-hubungan-pacaran/</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh. Ba’da tahmid dan shalawat… Syukur pada Allah yang masih mengaruniakan nafas padaku dan padamu untuk segera memperbarui taubat. Akhi, rasanya aku telah menemukan Kekasih yang jauh lebih baik darimu. Yang Tak Pernah Mengantuk dan Tak Pernah Tidur. Yang siap terus menerus Memperhatikan dan Mengurusku. Yang selalu bersedia berduaan di sepertiga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.</p>
<p>Ba’da tahmid dan shalawat…</p>
<p>Syukur pada Allah yang masih mengaruniakan nafas padaku dan padamu untuk segera memperbarui taubat.</p>
<p>Akhi, rasanya aku telah menemukan Kekasih yang jauh lebih baik darimu. Yang Tak Pernah Mengantuk dan Tak Pernah Tidur. Yang siap terus menerus Memperhatikan dan Mengurusku. Yang selalu bersedia berduaan di sepertiga terakhir malam. Yang siap Memberi apapun yang kupinta. Ia yang Bertahta, Berkuasa, dan Memiliki Segalanya.<br />
Maaf Akhi, tapi menurutku kau bukan apa-apa dibanding Dia. Kau sangat lemah, kecil dan kerdil di hadapanNya. Dan, akhi, aku khawatir apa yang telah kita lakukan selama ini membuatNya murka. Padahal Ia, Maha Kuat, Maha Gagah, Maha Perkasa, Maha Keras SiksaNya. <span id="more-30"></span></p>
<p>Akhi, belum terlambat untuk bertaubat. Apa yang telah kita lakukan selama ini pasti akan ditanyakan olehNya. Ia bisa marah, akhi. Marah tentang saling pandang yang kita lakukan, marah karena setitik sentuhan kulit kita yang belum halal itu, marah karena suatu ketika dengan terpaksa aku harus membonceng motormu, marah karena pernah ketetapanNya kuadukan padamu atau tentang lamunanku yang selalu membayang-kan wajahmu. Ia bisa marah. Tapi sekali lagi semua belum terlambat. Kalau kita memutuskan hubungan ini sekarang, semoga Ia mau Memaafkan dan Mengampuni. Akhi, Ia Maha Pengampun, Maha Pemberi Maaf, Maha Menerima Taubat, Maha Penyayang, Maha Bijaksana.</p>
<p>Akhi, jangan marah ya. Aku sudah memutuskan untuk menyerahkan cintaku padaNya, tidak pada selainNya. Tapi tak cuma aku, akhi. Kau pun bisa menjadi kekasihNya, kekasih yang amat dicintai dan dimuliakan. Caranya satu, kita harus jauhi semua larangan-laranganNya termasuk dalam soal hubungan kita ini. Insya Allah, Dia punya rencana indah untuk masa depan kita masing-masing. Kalau engkau selalu berusaha menjaga diri dari hal-hal yang dibenciNya, kau pasti akan dipertemukan dengan seorang wanita shalihah. Ya, wanita shalihah yang pasti jauh lebih baik dari diriku saat ini. Ia yang akan membantu-mu menjaga agamamu, agar hidupmu senantiasa dalam kerangka mencari ridha Allah dalam ikatan pernikahan yang suci. Inilah doaku untukmu, semoga kaupun mendoakanku, akhi.</p>
<p>Akhi, aku akan segera menghapus namamu dari memori masa lalu yang salah arah ini. Tapi, aku akan tetap menghormatimu sebagai saudara di jalan Allah. Ya, saudara di jalan Allah, akhi. Itulah ikatan terbaik. Tak hanya antara kita berdua. Tak mustahil itulah yang akan mempertemukan kita dengan Rasulullah di telaganya, lalu beliaupun memberi minum kita dengan air yang lebih manis dari madu, lebih lembut dari susu, dan lebih sejuk dari krim beku.</p>
<p>Maaf akhi. Tak baik rasanya aku berlama-lama menulis surat ini. Aku takut ini merusak hati. Goresan pena terakhirku di surat ini adalah doa keselamatan dunia akhirat sekaligus <strong>tanda akhir dari hubungan haram kita</strong>, Insya Allah.</p>
<p>Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barakaatuh.</p>
<p>Demikianlah isi surat yang dihadiahkan oleh <strong>Salim A. Fillah</strong> untuk kita yang saya kutip dari bukunya yang berjudul <strong>”Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan”</strong>.</p>
<p>Semoga bermanfaat bagi kita ya &#8230; Insya Allah</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://andriansyah.web.id/personality-development/7-langkah-membangun-percaya-diri-yang-tak-tergoyahkan/" rel="bookmark" class="crp_title">7 Langkah Membangun Percaya Diri Yang Tak Tergoyahkan</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/daily/perbuatan-yang-dihitung-sebagai-pahala/" rel="bookmark" class="crp_title">Perbuatan Yang Dihitung Sebagai Pahala</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/daily/sms-dari-kakak/" rel="bookmark" class="crp_title">SMS Dari Kakak</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/religion/mengapa-aku-diuji/" rel="bookmark" class="crp_title">Mengapa Aku Diuji?</a></li><li><a href="http://andriansyah.web.id/religion/9-gadis-yang-tidak-dinikahi-laki-laki/" rel="bookmark" class="crp_title">9 Gadis yang Tidak Dinikahi Laki-laki</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriansyah.web.id/religion/surat-php-putus-hubungan-pacaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
