19Apr2009
Filed under: Daily, Personality Development
Author: Aan
Assalamu’alaikum sahabat …
Gimana kabar sahabat semua? Semoga Allah senantiasa memberkahi rezki dan kesehatan buat sahabat sekeluarga. Amiiin
Ngga’ terasa setelah sekian lama saya meninggalkan aktifitas nge-blog, hingga akhirnya hari ini mulai sedikit ‘bergairah’ kembali setelah sebelumnya mengalami kebuntuan ide dan hilang semangat menulis yang (mungkin) karena isi kepala ini yang terasa ngga’ fresh. Sebenarnya tulisan ini terinspirasi dari sebuah artikel yang tanpa sengaja saya dapatkan di internet dan juga terinspirasi oleh diri saya sendiri sebagai seorang yang masih jobless sejak kontrak kerja yang berakhir di akhir Desember 2008 lalu.
Berikut beberapa point yang merupakan faktor dari sulitnya kita dalam mendapatkan pekerjaan yang ideal. Jika salah satunya adalah ciri yang ada pada diri kita, semoga kiranya kita dapat segera memperbaiki nya serta diberikan jalan dan kemudahan oleh Allah dalam berikhtiar menuju kebaikan hingga kita akan lebih siap lagi untuk terjun di dunia persilatan kerja.
- Orang yang sentiment businessnya rendah
Intelligence Quotient (IQ) adalah menunjukkan suatu kemampuan kerja seseorang, sedangkan sentiment business mencerminkan manifestasi seseorang dalam bertingkah laku. Di dalam masyarakat yang akan datang, bukan saja harus pintar bekerja, tapi juga harus lebih bisa bertingkah laku, ada kalanya bertingkah laku lebih penting dari pada menangani suatu pekerjaan.
- Orang yang lemah psikologisnya
Dengan banyaknya tekanan dari berbagai aspek yang tak terhindarkan dalam proses perkembangan perusahaan, terutama beban dalam persaingan, jiwa yang lemah akan membuat anda tidak dapat memikul beban berat perusahaan, dengan menempa secara aktif jasmani dan rohani yang sehat baru bisa menjadi pemenang masa depan.
- Orang yang berpengetahuan kuno (ketinggalan zaman)
Sekarang adalah zaman informasi yang maju pesat, kecepatan pengetahuan baru semakin berkembang pesat, jika bersandar pada pengetahuan yang dipelajari pada masa awal untuk menghadapi selamanya itu sama sekali sudah tidak memungkinkan lagi.
- Orang yang berkemampuan (skill) tunggal
Jika ingin terhindar agar tidak menjadi “barang yang tertimbun” dalam medan pekerjaan, maka satu-satunnya cara adalah mempelajari lagi beberapa ketrampilan, menguasai satu keahlian dan berbagai ketrampilan. Inilah sebabnya mengapa orang berbakat dengan type majemuk begitu diminati.
- Orang yang reaksinya lamban. (dalam pikiran & tindakan)
Jika “lamban” pasti akan “lambat”, ketinggalan pasti kena hantam, tangkas dan cekatan barulah dasar kemenangan.
- Orang yang berjuang sendirian
Kerja sama dan koordinasi dalam kelompok adalah pola yang tak terelakkan untuk selanjutnya.
- Orang yang berpandangan dangkal
Perkembangan seseorang perlu secara terus menerus merancang dan merancang, harus memperhatikan rencana karir dan rancangan professional, serta segera sadari akan sangkar profesi individu, dan usahakan menyesuaikan pekerjaan sendiri.
- Orang yang tidak pandai belajar
Dalam masyarakat pembelajaran sekarang, ketidaksamaan antar manusia terutama adalah perbedaan dalam kemampuan belajar, kunci “perpaduan” antar manusia terletak pada “perpaduan” kemampuan belajarnya, harus menjadi orang yang “belajar dan paham dengan yang dipelajari”, dan sebaliknya bagi yang belajar tapi tidak memahami atau tidak tahu bagaimana belajar, maka cepat atau lambat pasti akan di singkirkan.
Oh MG (baca: emji).. Ternyata banyak point yang benar-benar ‘mengena’ pada diri saya. Salah satunya pada point ke-4. Bagaimana dengan Anda?
(Sumber: erabaru.or.id)
@L!n
May 6th, 2009 at 9:11 am
Jobless…mmm…gak smua 8 point itu jd factor yg menentukan. Faktor keberuntungan jg sgt brperan. jadi….kata sgelintir org…”Lebih bgs jd org yg beruntung dr pd org yg pnter…”
So….don’t give up…take our destiny…caiyooo hney…
Aan
May 6th, 2009 at 12:39 pm
@Al!n:yup pndapat kamu jg bener kok.Mgkn kembali lagi apakah Allah telah mentakdirkan pekerjaan/rezki itu menjadi milik kita dan baik atau tidaknya pekerjaan itu buat kita.Yg penting spt kata b Haji Rhoma.. “Doa & Perjuangan”. Keep ikhtiar ya..
Ririn
May 21st, 2009 at 9:50 pm
Sama bgt! Aq juga fresh graduate yg lg proses nyari kerja..tp seringkali aq kalah dgn mereka yg udah berpengalaman..dan mungkin faktor usiaku yg msh dianggap muda..huhu keep smangat ya! Walau aq tau itu susah bwt kita yg justru lebih byk down krn di tolak…kita berjuang sama2 ya.. =) salam kenal… Ririn_hukum UI
Aan
May 24th, 2009 at 8:07 pm
@surya:mgkn tergantung usernya jg ya Sur.Alhamdulillah sy udah pake 6 bln, Insya Allah blm nemuin krusakan yg brarti.Klu review di internet banyak yg memandang Axioo sblah mata ya hehe.Tp balik lagi ke kbutuhan kita dan yg lbh penting lg adalah budget yg kita punya ya.Alangkah baiknya bro Surya liat2 referensinya lagi ttg Axioo di internet sblm membeli ^^V Salam..
@pipit:klu ttg 3G di Pico saya blm tau jg Pipit.Mgkn bisa di Googling ya? ^^
@ririn:Iya Ririn,yg penting kita ttp usaha trus ya hehe ^^.Salam kenal juga ya
blogupiel
August 8th, 2009 at 10:06 pm
kok kayak gw banget sih.
hernosa
March 25th, 2010 at 1:34 am
Orang yang berjuang sendirian pada point 6…
ini aku banget, padahal saya sudah membenahi diri untuk tidak individualistis dalam bekerja. tapi dalam pergaulan saya cukup punya banyak teman, siapa pun mereka.
dot
July 11th, 2010 at 11:41 pm
saya sangat benci mengakuinya, ya saya (benci sekali mengatakan ini ) mungkin no 2 dan 6.
otak saya sakit ketika mengatakan ini