Penyesalan memang selalu muncul belakangan ya …
Itulah yang saya rasakan saat ini. Gimana ngga’, dapat kabar mengejutkan dari dosen pembimbing yang mengatakan “Sidang semester ini tanggal 15 Februari, kalau lewat dari tanggal itu kamu harus nunggu sampe bulan Agustus!”. “Glek”, mulailah dialog dalam hati seraya tanya-jawab yang menimbulkan rasa cemas hingga rasa lapar karena kebetulan saat itu udah tiba waktu makan siang.
Pastinya mulai panik, harusnya saya udah bisa konsultasi lagi sama beliau  akhir September 2007 lalu, karena sebelumnya beliau dalam perjalanan dinas keluar kota.

‘September Ceria’ itu berlalu dengan cerianya hingga tahun baru 2008 ini. Hhh … sayangnya saya ga’ cepet tersadar dari kelalaian dan kemalasan yang sangat meraja ini. Hasil konsultasi kemarin ternyata masih ada beberapa perbaikan. Insya Allah besok saya akan menyerahkan hasil revisi nya berdua sama Ipin teman saya.

‘Kabar baik’ itu siang nya saya sampaikan ke Syahmin teman seperjuangan kuliah. Beruntungnya … dia lebih dulu melewati seminar skripsi, jadi saat ini mungkin tinggal me-revisi hasil seminar dan menulis lanjutan Bab IV hingga selesai. Semoga berhasil ya bro!

Tadi juga sempat nyari beberapa literatur dari internet sebagai pendukung. Walaupun hasil pencarian kurang memuaskan, tapi setidaknya ada yang berubah dari yang kemarin.

Mudah-mudahan malam ini proposal skripsi ini bisa selesai ya (*monolog: hare gene masih bikin proposal skripsi?? .. come on Aan .. ga banged deh, udah ampir 6 taun lho?!*) Jadi bisa cepet-cepet seminar. Harusnya bisa diperbaiki tadi malam, tapi karena pulang dari kantor udah jam 1 pagi … dah tak kuasa lagi menahan diri untuk menyambut kasur yang udah menanti sepanjang hari.

Semoga ini awal kebangkitan semangat untuk ‘kejar tayang’ skripsi yang sekian lama tertidur dalam hardisk. “Ayo Aan berjuanglah, kamu pasti bisa .. sa .. sa ..sa

Do’akan saya ya ^_^V

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • Technorati
  • email
  • LinkedIn
  • PDF
  • Twitter